2nd Fam's
PASSAL
Cerita kali ini datang dari pengalaman saya menjadi little leader of team paskibra SMAN 11 Surabaya. Sebelumnya saya tidak ada pengalaman apapun untuk menjadi ketua suatu organisasi, Tapi apa salahnya untuk belajar agar menjadi ketua yang bijaksana? ANJAY...
Fyi, Sejak duduk dibangku SMP saya sudah mengikuti ekstrakulikuler paskib ini hingga mengikuti beberapa perlombaan dan alhamdulillah selalu juara. Hal tersebut yang membuat saya tetap mengikuti ektrakulikuler ini hingga SMA, Alasan saya melanjutkan ekstra ini adalah agar bisa membanggakan orang tua saya dan juga memiliki banyak pengalaman tentunya.
Di Paskibra SMA kali ini banyak perbedaanya dengan SMP, mulai dari pelatih, pbb, fisik , mental, dan masih banyak lagi. Di Tingkat SMA paskibra tidak hanya belajar pbb, mengibarkan dan menurunkan bendera saja melainkan belajar organisasi lebih lanjut,memahami makna dan jiwa paskibra, dan tahu beda paskibra dan paskibraka. Gimana, udah tertarik belum masuk paskibra?
Oke, sekarang kita lanjut berkenalan ya. Kalian harus tau dulu nih pelatih paskibra di SMAN 11 Surabaya namanya pelatih Bagus Aji Wicaksono dan Aris Maulana . Biasanya teman teman manggil mereka itu dengan sebutan "Pel Bagus" dan "Mas Aris" sangat simple kan? mereka gasuka yang aneh-aneh soalnya kemana-mana suka pake sandal japit😂.
Di Paskibra saya memiliki teman-teman yang selalu mendukung saya dan ya kadang-kadang jengkel juga tapi saya tetep sayang kok sama mereka. Kita beranggotakan 7 orang perempuan yaitu Chelsea, Nafisah, Jesika, Jessica, Alisa, Annisa, dan Dyas. Kemudian ada juga adek kelas yang sama-sama mau diajak kerjasama dan mau berusaha untuk mengikuti keinginan saya dan pelatih. Makasih ya rek?
Salah satu keinginan anak paskib itu lomba dan tentunya juara rek, Sekitar bulan juli kita mengikuti lomba paskibra di Lamongan. Tentunya ini ga mudah dikarenakan kepala sekolah sempat tidak menyetujui lomba tersebut karena covid dan di luar kota, namun karena semangat anak-anak untuk lomba dan dukungan dari orang tua juga saya berusaha membujuk kepala sekolah dengan cara acc proposal, usaha tersebut saya lakukan berulang ulang. dan akhirnya mendapat izin dari kepala sekolah.
btw, saya juga mau cerita sedikit mengenai saat saya menjadi ketua yang tentu tugasnya berat daripada yang lain. Harus benar-benar teliti, siaga dan tanggung jawab tentunya, Pokoknya ada aja kejadian aneh hampir tiap hari. Tugas pertama saya saat menjadi ketua yaitu adalah meloloskan salah satu siwa SMAN 11 khususnya di bidang paskib untuk menjadi PASKOT atau Pakibra Kota Surabaya Tahun 2020/2021. Yap, benar benar ga mudah rek sebagai ketua saya harus mendampingi dan support hingga hari pelaksanaan kegiatan tersebut dimulai, ada aja rintangannya dari perizinan yang super duper ga mudah, ditengah pandemi covid, saya yang selalu dimarahin ortu karena berangkat pagi pulang malam, tempat latihan yang cukup jauh dan sebagainya. Pokoknya saya selalu berpesan pada putra untuk selalu tahajud, dan berdoa.
Dan Alhamdulillah Putra berhasil lolos seleksi paskot tahun tersebut, rasanya sedih dan senang itu campur aduk . Kamu tahu kan rek, rasanya nemenin anak dari kecil yang sudah dewasa hingga tercapai cita citanya? iya itu yang saya rasain saat mendengar putra lolos dan terpilih menjadi paskot.
Beberapa bulan berlalu, memasuki bulan agustus yang identik dengan bulan kemerdekaan. Udah tau kan ya tugasnya paskibra itu ngapain? Yap, benar sekali mengibarkan bendera merah putih dengan khidmat pada tanggal 17 Agustus. Bulan itu menjadi bulan terpadat bagi saya dikarenakan SMA 11 harus mempersiapkan 2 upacara sekaligus yaitu di Kecamatan (SMP 26) dan Sekolah. Uda bayangin kan rek secapek apa saya dan teman-teman untuk mempersiapkan upacara tersebut dari kelengkapan PDU, peci, dll. Dan alhamdulillah upacara berjalan dengan lancar berkat usaha dan kerja keras teman-teman agar memberikan perfoma yang terbaik.
foto saya bersama kapolri tandes surabaya
foto bersama pak camat
Oke setelah kegiatan tersebut beberapa bulan berlalu, kegiatan demi kegiatan kami lewati hingga bulan februari. Dimana setelah 1 tahun saya menjabat sebagai ketua paskib dan juga sebagai siswi kelas 12 yang mewajibkan saya untuk fokus belajar agar dapat mengejar impian saya untuk pendidikan yang lebih tinggi lagi , jadi sudah saatnya regenerasi. Senang sih tapi juga ada sedihnya karena saya sudah menganggap passal sebagai keluarga kedua bagi saya. Jadi, kayak sepi aja kalau uda regenerasi HEHEHE








Komentar
Posting Komentar